Nun Mati, Mim Mati, Mad (Panjang Harakat), dan Waqaf
Aturan memanjangkan suara berdasarkan ketukan (harakat) dan tanda bendera.
Mad asli alif, ya, wau.
Mad bertemu Hamzah dalam 1 kata.
Mad bertemu Hamzah beda kata.
Mad di akhir ayat (wakaf).
Hamzah bertemu huruf Mad.
Fathatain di akhir ayat.
Wau/Ya sukun setelah fathah.
Ha Dhamir diapit huruf hidup.
Ha Dhamir bertemu Hamzah.
Ya Tasydid bertemu Ya Sukun.
Mad Badal bertemu Tasydid.
Mad bertemu Tasydid dlm kata.
Mad bertemu Sukun asli.
Huruf awal surat (Idgham).
Huruf awal surat (Tanpa Idgham).
Aturan bunyi 'AN-IN-UN' saat bertemu huruf hijaiyah.
Tanpa dengung, suara terang
Masuk & ditahan (dengung)
Masuk tanpa ditahan
Berubah jadi bunyi 'Mim'
Samar & ditahan (dengung)
Aturan saat bibir merapat pada huruf Mim sukun.
Samar di bibir + Dengung
Masuk Mim ke Mim + Dengung
Jelas & Tanpa Dengung
14 Simbol di dalam mushaf yang mengatur cara berhenti (Waqaf) atau melanjutkan (Washal).
Harus berhenti di akhir kalimat sempurna.
Dilarang berhenti, kecuali di akhir ayat.
Boleh berhenti, boleh juga lanjut.
Boleh berhenti, tapi lanjut lebih utama.
Boleh lanjut, tapi berhenti lebih utama.
Berhenti di salah satu tanda titik tiga.
Berhenti sejenak tanpa mengambil nafas.
Sangat dianjurkan untuk berhenti.
Boleh berhenti, tapi lanjut lebih baik.
Boleh berhenti hanya jika nafas habis.
Perintah untuk berhenti sejenak.
Menyambung ayat lebih baik (Serupa صلے).
Hukum waqafnya sama dengan tanda sebelumnya.
Sunnah berhenti & berdoa memohon ampun.